Langsung ke konten utama

Tempat Wisata Sejarah Di Sumatera Barat: Tempat Menarik Sepanjang Masa Kesukaan Para Turis Dunia

Tempat wisata sejarah di Ranah Minang Sumatera Barat tersebar dari mulai kota Padang, Bukittinggi, Batusangkar, dan Sawahlunto. Keempat kota penting pariwisata di Sumatera Barat ini telah menjelma sebagai lokasi terbaik untuk menghabiskan masa liburan anda dengan kilas balik sejarah yang akan terekam sepanjang generasi tak akan pernah lekang dengan waktu. Pastikan daftar wisata tempat sejarah ini sangat penting untuk melihat perjalanan Ranah Minang yang merupakan bagian dari Indonesia ini mempunyai pesona fenomenal dan harus masuk dalam itinerary trip cuti masa liburan berikutnya. Apa saja wisata sejarah yang ada di nagari Bundo Kanduang ini?, berikut penjelasannya:

WISATA SEJARAH KOTA PADANG.
Ada beberapa objek wisata sejarah yang ada disekitar kota Padang yang pastinya sangat dekat dari pusat kota:

#1. Padangsche Spaarbank.
Poto oleh: meindraahadita.wordpress.com

Sekarang ini telah ditetapkan banguan kuno bersejarah di sekitar Sungai Batang Arau tepatnya di kawasan Muaro Padang terdapat tempat wisata yang sudah masuk cagar budaya sejarah Sumatera Barat yang dilindungi. Saat sekarang ini sekitar 74 bangunan bersejarah yang ada di sana dan seluruh bangunan ini pada masa zaman kolonial penjajahan Belanda sebagai kota ekonomi modern dengan aktifitas perdagangan dan bongkar muat barang penting sudah dilakukan di kota Padang. Inilah gedung yang sangat fenomenal sudah lebih dari seabad ini dan masih ada sampai sekarang dan harus masuk dalam itinerary perjalanan wisata anda.



#2. Masjid Muhammadan.
Poto oleh: infosumbar.net

Tempat bersejarah yang masih ada sampai sekarang ini merupakan tempat ibadah penduduk asli lokal yaitu agama Islam. Sudah ada sekitar tahun 1843 ini dan menjadi tempat berkembangnya agama dan kegiatan lainnya di zaman penjajahan Belanda. Tidak hanya itu saja, masjid ini mempunyai keunikan dari arsitektunya adanya pengaruh budaya India yang memang dibangun dari komunitas muslim India saat itu dan sampai sekarang ini masih ada etnis India yang bermukin di kota Padang. Mayoritas gedung masjid didominasi dengan cat warna putih dan hijau ini sekarang ini masih digunakan sebagai tempat ibadang dan kegiatan keagamaan. Jadi tempat bersejarah sangat dekat dengan pusat kota Padang tepatnya di Jl. Pasa Batipuah, Pasa Gadang Padang Selatan, Padang.

#3. Museum Bank Indonesia {De Javasche Bank}.
Poto oleh: en.wikipedia.org

Tidak hanya Padangsche Spaarbank saja yang ada di zaman penjajahan Belanda, ternyata ada De Javache Bank yang beroperasi pada waktu itu sebagai cara untuk meningkatkan perjalanan arus masuk keluar uang yang cukup besar pada waktu itu. Gedung ini telah mulai beroperasi sekitar tahun 1864 yang pejabat yang bekerja pada waktu adalah A.W Verkouteren, sebagai Direksi. Sekian lama beroperasi memang sangat mendukung kegiatan ekonomi penjajahan kolonial Belanda pada waktu dan menjadi bank yang sangat penting. Setelah Jepang masuk gedung bank ini diambil alih dan pernnah berubah menjadi Nanpo Kaihatsu. Dengan berjalanannya waktu, gedung ini telah ditetapkan sekitar tahun 1977 menjadi kegiatan museum perbankan yang dikelola oleh Bank Indonesia Cabang Padang. Lokasinya sangat dekat dengan Jembatan Siti Nurbaya tepatnya di Jl. Batang Arau No 60, Padang.

#4. Masjid Raya Ganting.
Poto oleh: wikiwand.com

Termasuk gedung bersejarah yang ada di kota Padang ini berada di kelurahan Ganting Padang Timur. Masjid yang sangat fenomenal ini sampai sekarang masih dipergunakan aktifitas keagaaman penduduk lokal dan para turis muslim seluruh dunia. Sejarah telah mencatat masjid ini pernah mengungsi ke masjid ini saat masa kemerdekaan Republik Indonesia. Kilas sejarah masjid bersejarah ini memang ada berbagai versi, menurut Abdul Baqir Zein dalam sebuah buku yang berjudul Masjid-masjid Bersejarah di Indonesia telah berdiri sejak tahun 1700 yang awalnya lokasi berdirinya di sekitar kaki Gunung Padang, dipindahkan ke tepi sungai Batang Arau. Dengan berjalannya waktu dan saat Belanda akan membuka Teluk Bayur atau Emma Haven sebagai pelabuhan penting saat itu sebagai aktifitas perdagangannya makan Masjid Ganting dipindahkan ke lokasi sekarang. Awal bangunan sangat minim hanya atap rumbia saja, dan mulai diperbaiki sekitar tahun 1805.

Lain lagi versi dari Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, Masjid Ganting ini dibangun sekitar tahun 1805 sebagai awal Masjid Kampung Gantiang dengan menggunakan batu dan dinding yang memperkokoh bangunan mesjid diplester dengan tanah dengan atap yang sangat unik berundak-undak.

#5. Museum Adtyawarman.
Poto oleh: id.wikipedia.org

Masih berada di pusat kota Padang ini merupakan museum penting untuk melihat adat istiadat Ranah Minang. Nama Adtyawarman diambl dari salah satu nama Raja Malayapura yang bertahta sekitar abad 14. Bangunan ini sudah masuk tempat bersejarah yang menyimpan koleksi dengan kategori penting seperti: biologika, etnografika, arkeologika, historika, geografika, filologika, keramologika, dll. Koleksi ini bisa terlihat perjalanan adat budaya yang ada di Ranah Minang.

#6. Gedung Balai Kota Padang.
Poto oleh: mapsights.com

Tempat wisata sejarah lainnya juga berada di kota Padang adalah gedung Balai Kota sebagai bangunan yang digunakan sebagai kegiatan pemerintahan pada zaman kolonial Belanda ini tentu menjadi representatif sekali dan memberikan kegiatan pemerintahan, bangunan yang telah dibangun sekitar tahun 1928 ini dan selesai sekitar tahun 1936 ini sudah dapat ditempati. Arsitekturnya adalah Thomar Karsen dengan gaya Art Deco khas sangat unik dan bisa langsung dikenali. Terletak di Jl M. Yamin Padang Barat Padang ini telah menjadi objek wisata bangunan sejarah penting yang harus anda kunjungi saat berada di kota Padang.

WISATA SEJARAH DI KOTA BUKITTINGGI.
Kota yang sangat fenomenal ini tentu banyak terdapat tempat wisata sejarah sampai sekarang masih terlihat megah. Memang Bukittinggi sebagai kota pariwisata ini menjelma sebagai daya tarik paling besar di Sumatera Barat sebagai tempat untuk menghabiskan waktu liburan di musim cuti berikutnya. Jangan salah, keistimewaan ini ada beberapa tempat wisata sejarah yang tidak akan pernah lekang dengan waktu. Berikut rekomendasi tempat wisata sejarag yang ada di kota Bukittinggi:

#7. Jam Gadang Bukittinggi.
Poto oleh: hariansinggalang.co.id

Siapa yang tidak mengenal Jam Gadang Bukittinggi sebagai landmark penting di kota Bukittinggi. Jam yang sangat fenomenal ini tentu memberikan nuanasa magis sebagai magnet paling utama di pariwisata. Wisata tempat sejarah yang sampai saat sekarang ini masih terjaga dan masih terawat ini telah ada sejak zaman penjajahan kolonial Belanda dan mesin penggeraknya hanya ada dua di dunia, satunya di Inggris Jam Big Ben dan satunya lagi Jam Gadang Bukittinggi. Pastikan anda memasukan Jam Gadang sebagai tempat penting pariwisata anda di Sumatera Barat.

#8. Lobang Jepang.
Poto oleh: cinegrappler.blogspot.com

Wisata sejarah lainnya adalah sebuah bunker yang dibuat di zaman penjajahan Jepang saat masuk di kota Bukittinggi, Bangunan bunker atau lobang ini berada di pusat kota Bukiitinggi dan aksesnya sangat dekat dari Jam Gadang. Bunker ini digunakan oleh Jepang untuk mempertahankan eksitensinya dengan membuat lobang untuk pertahanan dan serta shelter kemiliterannya. Kilas sejarah bahwa bunker ini dikerjakan oleh orang Indonesia dari daerah lain seperti di Jawa, Makassar, dan lainnya agar tidak diketahui karena proyyek rahasia mereka. Sekarang ini masih berdiri kuat dan kokoh dan menjadi wisata paling dicari oleh para turis untuk melihat kekohonan gedung ini sepanjang masa.

#9. Benteng Fort De Kock.
Poto oleh: flickr.com/photos/runningralph/22789167455/

Benteng Fort de Kock adalah sebuah benteng peninggalan zaman kolonial Belanda yang berada di kota Bukittinggi. Kilas sejarah bahwa benteng ini dibangun sekitar tahun 1825 oleh Kapten Bouer. Benteng ini terletak di bukit Jirek sebagai tempat pertahanan mereka dari gempuran rakyat Minangkabau saat terjadinya perang Paderi sekitar tahun 1821-1837. Disekitar benteng ini masih terlihat meriam kuno sekitar abad 19. Dengan berjalannya berubah menjadi objek wisata Benteng Fort de Kock. 

Kilas Perang Paderi: 1821 - 1837.
Sejak terjadinya konflik antara kaum adat dan kaum agama saat itu nagari di sekitar Bukittinggi dijadikan pusat pemerintahan oleh Belanda. Sekitar tahun 1825 Belanda membangun sebuah benteng untuk pertahanan mereka yang sekarang masih dapat dilihat oleh para turis bernama Fort de Kock. Sebagai pertahanan untuk eksistensi mereka dan sebagai pusat pemerintahan ini juga sebagai tempat istirahat opsir Belanda yang saat tersebut masih dalam wilayah jajahan mereka. 

Fort de Kock merupakan lambang bahwa Belanda telah menguasai Sumatera Barat pada waktu itu. Benteng ini sebagai tanda perluasan kekuasaan Belanda dari beberapa daerah lain yang ada di Sumbar seperti Agam, Bukittinggi, dan Pasaaman. Dengan adanyan konflik internal antara kaum adat dan kaum agama Islam ini lah Belanda mengambil kesempatan sehingga muncul Perang Paderi yang cukup lama. Jadi dapat dikatakan bahwa benteng Fort de Kock menjadi sebuah bukti atau saksi pertempuran antara kaum adat dan kaum agama Islam. 

WISATA SEJARAH BATUSANGKAR.
Di daerah Batusangkar anda juga bisa menikmati wisata sejarah yang tentu sangat dikenal baik dikalangan turis dunia dan penduduk lokal. Wisata ini sudah masuk dalam daftar itinerary perjalanan penting yang tidak akan pernah terlewatkan. Memang dengan wisata sejarah ini kita semua dapat melihat perjalanan sejarah tersebut menjadi sebuah pelajaran dan cerminan peradaban sebuah nagari yang tidak akan pernah lekang dengan waktu. 

#10. Istana Baso Pagaruyung.
Poto oleh: goodnewsfromindonesia.id

Saksi sejarah yang masih ada sampai sekarang walaupun hanya replika Istana Kerajaan Pagaruyung masih dapat dilihat dengan keunikan desain dan arsitektur unik bagonjong khas Minangkabau. Traveler seluruh dunia akan melihat beginilah kerajaan yang ada di Sumatera Barat mempunyai peradaban budaya yang sangat tinggi dan sebuah fenomena sejarah yang akan selalu ingin diketahui. Kerajaan Pagaruyung ini runtuh sejak terjadinyan Perang Paderi. Perang Paderi yang terjadi pada waktu itu menjadi awal kerajaan runtuh. Dengan replika ini dapat dilihat suasana rumah gadang seorang raja dan beberapa infrastruktur yang ada disekitar menjadi sebuah tempat terbaik untuk melihat sejarah di Minangkabau.



WISATA SEJARAH SAWAHLUNTO.
Daerah Sawahlunto juga mempunyai wisata tempat sejarah yang dapat mengisi seluruh itinerary perjalanan anda. Sawahlunto merupakan daerah penghasil Batu Bara terbaik yang pernah ada dikelola oleh zaman kolonial Belanda saat itu dan masih meninggalkan jejak sejarah yang masih terjaga dan masuk dalam cagar budaya yang dilindungi. Wisata sejarah ini berupa infrastruktur pertambangan, tempat tambang, hingga museum ransum yang sangat fenomenal bagi turis seluruh dunia.

#11. Silo.
Poto oleh: sawahluntomuseum.wordpress.com

Merupakan tempat meletakan batu bara yang siap diolah di pabrik batu bara. Berupa bangunan dari semen ukuran besar mirim dengan cincin sumur yang menjulang tinggi. Silo ini masih terlihat jelas dan bertanda bahwa saat itu masih tingginya aktifitas tambang batu bara yang dilakukan Belanda untuk potensi ekonomi ekspor. Hasil pengolahan batu bara ini akan dibawa ke kota Padang menggunakan kereta api. 

#12. Museum Kereta Api Sawahlunto.
Poto oleh: pecintawisata.wordpress.com

Jangan lupa mengunjungi museum kereta api yang ada di Sawahlunto yang masih ada lokomotif pengangkut batu bara yang digunakan zaman Belanda sampai ke Teluk Bayur. Penduduk lokal menyebutnya Mak Itam yang masih terawat walau sekarang sudah sangat jarang digunakan dan masuk museum turis bisa melihat jejak sejarah yang ada di Sawahlunto sebagai kota tambang pada saat itu.

#13. Tambang Batu Bara Mbah Soero.
Poto oleh: asiawisata.com

Dengan tambang batu bara yang terbaik di Sawahlunto ada tambang yang sangat banyak menyita perhatian para traveler seluruh dunia. Sejarah ini tetap akan terjaga sepanjang masa sebagai saksi sejarah yang bisa terlihat dan menjadi andalan pariwisata di Sawahlunto. Tambang batu bara ini dibangun sejak zaman kolonial penjajahan Belanda yang tentu ada misteri berada cerita memilukan dan sangat merinding mendengarnya.

Lokasi letaknya di pusat kota Sawahlunto, bernama Mbah Soero yang diambil nama dari seorang penambang yang sangat disegani oleh pekerja tambang pada saat itu karena dia sangat pekerja keras dan mempunyai keuletan tinggi sehingga mempunyai jiwa pantang menyerah. Menurut cerita dari petugas yang menjaga tambang ini bahwa jalur tambang yang ada ada sampai puluhan kilometer tetapi hanya sekitar 186 meter saja yang disediakan untuk menunjang pariwisata sejarah. Dan hanya dibuka untuk umum dengan sudah dilengkapi dengan fentilasi udara, penerangan, hingga perlindungan pegangan tangan serta tanga untuk naik dan turun.

Tambang batu bara ini sudah dimulai sejak tahun 1898-1930, lubang inilah yang digunakan oleh Belanda untuk melakukan tambang batu bara terbaik. Terbaik tambangnya hasilnya tidak terbaik untuk penduduk Sawahlunto saat itu. Bahkan kisah yang sangat mengerikan dan tentu sangat perih mendengarnya. Penambang pribumi yang menambang tentu berada dalam lubang ini, mereka dirantai dan diperkerjakan secara paksa. Rantai terpasang di kaki dan leher dan jumlahnya ada ratusan. Bekerja siang malam dn tidak diberikan makan yang tidak layak. Jika mendapatkan makanan ya harus kerja keras dan terus bekerja.

Apabila ada pekerja tambang yang tewas saat melakukan tambang akan dikubur ditimbun begitu saja bahkan ada diselipkan di dinding lunbang tambang. Terungkap cerita ini saat lubang tambang Mbah Soero ini dibuka pertama kali dan dibangun kembali masih banyak terlihat tengkorak manusia ditemukan yang diyakini jenazah dari para pekerja rantai yang tertimbun di dalam lubang ini.

Saat anda berkunjung ke lokasi tambang ini anda cerita berupa cuplikan foto yang berhasil di hadirkan di bagian lobi yang tentu anda bisa mendapat cerita yang sangat lengkap mengenai lubang tambang ini. Untuk masuk ke dalam anda harus mengikuti peraturan dan harus memakai perlengkapan yang disediakan oleh pengelola.

#15. Museum Gudang Ransum Tambang Batu Bara Sawahlunto.
Poto oleh: iyakan.com

Komplek yang berisikan tempat dapur besar umum saat itu yang digunakan sebagai tempat masak untuk para pekerja tambang dan rumah sakit yang ada di Sawahlunto. Menurut sejarah Gudang Ransum ini dibangun sekitar tahun 1918 di zaman penjajahan Belanda. Tentu sebuah dapur dilengkapi dengan beberapa infrastruktur berupa dua gudang besar dan steam generator sebagai tempat untuk memasak sebagai tungunya. Untuk memasak makanan hampir 3.900 kg beras setiap hari ini diperuntukan untuk para pekerja tambang dan kebutuhan publik rumah sakit dan lainnya. Dapur ini tidak bisa terlepaskan dari kegiatan tambang yang ada di kota Sawahlunto dan pastinya di saat itulah sudah ada tempat masak yang begitu besar dengan teknologi yang sudah sangat tinggi untuk menciptakan masakan kompleks pertambangan yang cukup besar.

Baca juga:

Komentar

Paling Banyak Dibaca Dan Dicari

Transportasi Terintegrasi MRT Kuala Lumpur Malaysia

Dengan berkembangnya sebuah kota dan sudah penuhnya penduduk yang tinggal di metropolitan kota Kuala Lumpur Malaysia telah tersedia MRT {Mass Rapid Transit} untuk mengangkut seluruh penduduk termasuk wisatawan yang berpindah dari satu tempat ke tempat lain. Transportasi publik MRT ini telah ada di kota Kuala Lumpur Malaysia sebagai tumpuan menghindari kemacetan dan cepat sampai tujuan. Infrastruktur ini merupakan cara yang paling efektif dengan lajur sendiri baik stasiun melayang atau stasiun di dalam tanah. Stasiun yang dibuat inilah menjadi pintu masuk dan keluar seluruh penumpang untuk melangkah ke tujuan akhir masing-masing.

Makanan Tradisional Minangkabau Yang Lezat Sudah Mulai Jarang Ditemukan Dan Hampir Hilang Terabaikan

Berkembangnya zaman dan banyak masuk makanan asing menjadi makanan tradisional Minangkabau yang sangat lezat sudah sangat jarang ditemukan bahkan sebagian orang menyebutnya sudah hampir hilang bahkan terabaikan tidak ada peminat. Menu yang tersaji ini merupakan resep dari generasi ke generasi yang tercipta dari nenek moyang asli urang awak tentu melalu proses yang sangat panjang hingga di zaman itu menjadi panganan yang sangat dicari bahkan rela antri untuk mendapatkannya. Mungkin sebagian orang berpendapat bahwa makanan ini tidak sesuai dengan jaman dan tidak trendi bahkan ada yang beranggapan malu untuk membeli sehingga pembuat makanan tradisional Minangkabau menjadi enggan untuk membuatnya itupun akan ada pada acara penting saja seperti menu buka puasa, acara pasar, bahkan di acara daerah akbar tertentu. Plesirankotatua berhasil membuat tulisan mengenai menu tradisional asli dari tangan urang awak Minangkabau rasanya sangat lezat sudah mulai jarang sekali ditemukan di pasar bah...

Pengalaman Perjalanan Darat Naik Bus Dari Vietnam Ho Chi Minh City Ke Kamboja Phnom Penh dan Siem Reap Menggunakan Bis

Seorang backpacker yang telah membuat rute perjalanan naik bus dari Vietnam Ho Chi Minh City menuju ke Kamboja Phnom Penh dan Siem Reap untuk menjelajahi seluruh wisata kedua negara ini dengan nilai mata uang yang masih terjangkau pasti sangat ramah dengan budget liburan. Setelah anda mengunjungi keseluruhan pariwisata yang ada di kota Ho Chi Minh City Vietnam saatnya untuk melakukan ke perjalanan ke Kamboja Phnom Penh dan Siem Reap untuk melengkapi perjalanan keseluruhan wisata disana. Semoga tulisan ini bermanfaat untuk anda yang ingin berlibur yang sudah di jadwal di masa yang akan datang.

Bisnis Plastic Wrapping Bagasi Menjadi Alternatif UMKM Lokasi di Bandara

Bisnis yang sudah mulai dilirik untuk membantu penumpang pesawat yaitu bisnis plastik wrapping bagasi sebagai pembungkus koper atau barang sebagai alternatif UMKM yang terletak di pintu konter check in Bandara. Sepertinya simpel dan nyeleneh tetapi jika dihitung secara angka cukup mumpuni dijadikan sebagai bisnis lain yang bisa memberikan pendapatan stabil setiap hari.  Sebagian orang pasti berpendapat bahwa bisnis hanya untuk kegiatan pemenuhan kebutuhan sehari-hari saja yang tidak terlalu fokus dijalani, tetapi bentuk pola kerja bisnis seperti ini masih relatif baru sekitar 10 tahun belakangan ini ditemukan di pojok dekat dengan konter check in bagase pesawat. Lirikan segelintir orang untuk menekuni bisnis masih relatif sedikit serta serius ditekuni tetapi setidaknya dapat memberikan gambaran bahwa semua peluang harus ditelisik dengan smart. Kenapa bisnis plastik pembungkus barang atau koper [plastic wrap] ini sudah muncul di bandara sibuk di dalam dan luar negeri sebagai UM...

Jembatan Siti Nurbaya

Jembatan Siti Nurbaya terletak di atas sungai Batang Arau Kota Padang Sumatera Barat sepanjang +/- 156 meter. Jembatan berfungsi sebagai jalur perhubungan penting antara Seberang Padang dengan pusat kota Padang. Kenapa bernama jembatan Siti Nurbaya?. Alasannya diambil dari novel klasik yang sudah mendarah daging oleh masyarakat Minangkabau yang merupakan hasil karya yang sangat penomenal dari Marah Rusli. Sebagai akses penting serta penopang lalu lintas masyarakat dan pariwisata, jembatan Siti Nurbaya salah satu ikon penting yang menjadi agenda penting untuk dikunjungi.

Jangan Lupakan Oleh Oleh Khas Turki Saat Kembali Pulang Ke Indonesia

Berkesempatan berkunjung ke negera Turki tentu menjadi idaman setiap orang karena negara ini mempunyai pesona tersendiri juga tersimpan oleh-oleh-khas-Turki yang unik dapat juga dijadikan souvenir dengan harga yang sangat terjangkau. Tentu dengan liburan singkat ini harus ada kenangan tersendiri dengan membeli oleh-oleh-khas-unik-Turki ini bisa dijadikan sebagai koleksi pribadi, hadiah, bahkan untuk dijual kembali sampai di Jakarta tentu mempunyai keasyikan tersendiri. Negara yang terletak di dua benua ini di Asia dan Eropa termasuk dalam perkembangan sejarah Islam tentu akan memiliki perpaduan kebudayaan yang terlihat dalam keindahan kota dan srsitektur gedung yang mempesona. Untuk hidangan lezat juga tercipta olahan tangan terampil yang akan memanjakan lidah seluruh traveler Indonesia yang ingin menghabiskan masa liburannya di negera ini. Apa saja oleh-oleh-khas-Turki yang akan menjadi destinasi belanja anda selama disana berikut penjelasannya.

Pakaian-Musim-Dingin Wajib Dibawa Saat Liburan Tema Salju

Melakukan perjalanan ke negara yang mempunyai empat musim yang menjadi pilihan untuk menghabiskan masa liburan yaitu tema salju di beberapa negara seperti Eropa, Jepang, Korea, hingga ke Rusia. Tentu ingin melihat salju masuk dalam musim-dingin para pria dan wanita dari Indonesia sudah siap dengan pakaian-musim-dingin untuk di bawa saat traveling nanti. Waktu yang tepat untuk menentukan itinerary perjalanan nanti tentu harus tepat agar pakaian yang di bawa sesuai dengan tema liburan menikmati suasana dingin yang sebagian orang menyebutnya ekstrim penuh dengan salju sehingga sebagian traveler takjub melihat tumpukan salju yang berserakan.

Cara Cerdas Panduan Lengkap Wisata Ke Gunung Bromo Jawa Timur Menggunakan Bus | Kereta Api | Pesawat Udara | Kendaraan Pribadi

Gunung Bromo pesona alam yang akan menjadi liburan anda dengan keindahan yang terletak di Provinsi Jawa Timur. Jika anda kesana ada beberapa cara panduan cerdas lengkap wisata dengan beberapa alternatif angkutan umum bus, kereta api, kendaraan pribadi, atau dengan pesawat udara. Kombinasi ketiga cara umum ini bisa dilakukan untuk sampai ke objek wisata terfavorit bagi turis lokal dan internasional, khusus untuk mobil pribadi ada trik khusus. Kegiatan liburan seperti ini banyak sekali dicari oleh para backpacker bahkan anda yang ingin mau berlibur di sini. Saya mencoba memberikan artikel tulisan panduan lengkap hemat serta termurah bagi backpacker mengenai pencarian keyword ini supaya liburan anda menjadi lebih terarah dan nyaman selama di perjalanan. Berikut penjelasannya Cara Cerdas Panduan Lengkap Wisata Ke Gunung Bromo Jawa Timur Menggunakan Bus | Kereta Api | Pesawat Udara | Kendaraan Pribadi.

Air Terjun Lubuk Bonta

Air terjun lubuk bonta terletak di Korong Tarok, Kenagarian Kapalo Hilalang, Kecamatan 2x11 Kayu Tanam, Kabupaten Padang Pariaman. Lokasi wisata air terjun lubuk bonta di pinggang Gunung Tandikek ini sangat dikenal oleh para wisatawan yang berjarak sektar 30 menit dari kota Padang Panjang atau satu jam perjalanan dari Kota Padang. Posisi jalan masuk air terjun berada di jalan lintas utama Padang-Bukittinggi.